“Pada tahun 2008 kami sudah menyelenggarakan acara serupa dengan nama berbeda, Metafisika Expo,” kata ketua panitia Pekan Pusaka Budaya Nusantara 2009, Daryono di Solo, Jumat (11/12).

Akan tetapi, penyelenggaraan Pekan Pusaka Budaya Nusantara tahun ini lebih menekankan pada pengenalan salah satu bentuk budaya. Yaitu pusaka atau senjata tradisional yang ada di sejumlah daerah di Indonesia, seperti keris, tosan aji, tombak, dan berbagai macam senjata tradisional lainnya, katanya.

“Acara tersebut dikemas menjadi wahana edukasi masyarakat agar lebih mengenal salah satu warisan budaya nasional tersebut,” kata dia.

Ia mengatakan, dengan masyarakat lebih mengenal dan memiliki wawasan mengenai pusaka atau senjata tradisional Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi warisan budaya nenek moyang mereka.

“Saat ini sering terjadi penjualan pusaka-pusaka yang bernilai sejarah ke pihak asing. Hal tersebut sangat mengancam upaya bangsa Indonesia dalam mengkonservasi peninggalan budaya tersebut,” kata dia.

Selain itu, lanjutnya, acara ini juga bertujuan untuk mendorong pemerintah dalam melakukan pelestarian terhadap benda-benda budaya peninggalan nenek moyang yang bernilai sejarah, terutama pusaka-pusaka tradisional yang ada di Indonesia.

Menurut dia, kepedulian pemerintah dalam menjaga dan merawat pusaka-pusaka yang bernilai sejarah tersebut.

“Salah satu contoh, kondisi kurang terawatnya benda-benda koleksi di banyak museum di Indonesia, termasuk pusaka-pusaka bernilai sejarah,” kata Daryono.

Dalam acara tersebut, kata dia, akan dipamerkan ratusan koleksi pusaka dari 20 komunitas pecinta pusaka tradisional yang tersebar di Pulau Jawa dan sejumlah daerah lainnya di luar Jawa.

“Selain keris, tombak, tosan aji, dan pusaka-pusaka lainnya, dalam acara tersebut juga akan memamerkan peninggalan budaya lainnya yang bernilai sejarah, seperti batik, sejumlah barang antik, wayang, dan gamelan,” kata dia.

Ia mengatakan, akan ada papan informasi mengenai benda-benda yang dipamerkan tersebut dan pemandu yang memberikan informasi lebih lengkap mengenai hal tersebut.

“Agar pengunjung dapat mengenal proses pembuatan pusaka-pusaka tradisional, akan ada demo pembuatan pusaka di lokasi acara yang dipraktekkan oleh empu dari sejumlah besawen atau tempat pembuatan keris dan gamelan,” kata Daryono. ant/itz

Republika Newsroom


0 Responses to “Pekan Pusaka Budaya Nusantara”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




RSS whats Hot

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Welcome Visitor

free counters

Translate

Arsip

Blog Stats

  • 54,752 hits

Blog Status

GrowUrl.com - growing your website
Iklankan website anda di sini...!!