08
Feb
10

Prasasti

Dalam Wikipedia dijelaskan bahwa prasasti adalah sebuah dokemen yang ditulis pada material yang keras. Kata prasasti sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti adalah “pujian”. Prasasti atau kebanyakan orang menyebut batu bertulis ini, tidak semua dari isinya adalah pujian (untuk Seorang raja), Sebagian besar prasasti diketahui memuat keputusan mengenai penetapan sebuah desa atau daerah menjadi sima atau daerah perdikan. Sima adalah tanah yang diberikan oleh raja atau penguasa kepada masyarakat yang dianggap berjasa. Karena itu keberadaan tanah sima dilindungi oleh kerajaan.

Isi prasasti lainnya berupa keputusan pengadilan tentang perkara perdata (disebut prasasti jayapatra atau jayasong), sebagai tanda kemenangan (jayacikna), tentang utang-piutang (sudhapatra), dan tentang kutukan atau sumpah. Prasasti tentang kutukan atau sumpah hampir semuanya ditulis pada masa kerajaan Sriwijaya. Serta ada pula prasasti yang berisi tentang genealogi raja atau asal usul suatu tokoh.

Sejarah mencatat bahwa prasasti tertua saat ini adalah yupa yang berasal dari kerajaan Kutai, dari abad ke-5 Masehi. Bahasa yang digunakan adalah bahasa sansekerta, sedang huruf yang digunakan adalah huruf pallawa. Namun menurut penelitian, ternyata budaya menulis prasasti ini semakin banyak digunakan pada sekitar abad ke-8 hingga ke-14 dengan tulisan yang sudah beragam. Huruf yang digunakan tidak hanya huruf  Pallawa saja, tetapi mereka juga menggunakan huruf seperti  Prenagari, Sansekerta, Jawa Kuna, Melayu Kuna, Sunda Kuna, dan Bali Kuna. Bahasa yang digunakan juga bervariasi dan umumnya adalah bahasa Sansekerta, Jawa Kuna, Sunda Kuna, dan Bali Kuna.

Pada jaman kerajaan Islam misalnya, prasasti yang diketemukan, adalah prasasti dengan  menggunakan aksara dan bahasa Arab ataupun aksara Arab namun berbahasa Melayu aksara Pegon. Sebagian besar prasasti terdapat pada lempengan-lempengan tembaga bersurat, makam, masjid, hiasan dinding, baik di masjid maupun dirumah para bangsawan, pada cincin cap dan cap kerajaan, mata uang, meriam, dll. Prasasti beraksara dan berbahasa Cina juga dikenal di Indonesia yang tersebar antara masa Klasik sampai masa Islam. Prasasti tersebut terdapat pada mata uang, benda-benda porselin, gong perunggu dan batu-batu kubur yang biasanya terbuat dari batuan pualam.

Prasasti menjadi sumber terpenting bagi sebuah penelitian karena mampu memberikan kronologis suatu peristiwa, berikut tanggal dan nama-nama, dan juga menerangkan mengapa dan untuk apa sebuah prasasti di buat pada saat itu.


0 Responses to “Prasasti”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


RSS whats Hot

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Welcome Visitor

free counters

Translate

Arsip

Blog Stats

  • 54,752 hits

Blog Status

GrowUrl.com - growing your website
Iklankan website anda di sini...!!